Tag Archives: permablitz

Membayangkan Punahnya Benih (dan Manusia)

kontributor: Ade Ubud – penyunting: Bekabuluh

Amankah sayur yang Anda konsumsi?
Amankah sayur yang Anda konsumsi?

Rajin makan sayur pasti sehat? Yakin? Kalau benihnya transgenik, pupuknya kimia, dan pestisidanya tak alami?

Bagi banyak produsen makanan pokok, sayur, dan buah-buahan, ketiga hal tadi merupakan satu paket ketika mereka ingin mendapatkan kuantitas produksi yang maksimal, bukan kualitas. Konsumen pun akhirnya hanya bisa memilih apa yang tersedia di pasaran, seolah tidak bisa menuntut para produsen makanan agar lebih bertanggung jawab. Padahal cara menghasilkan dan memproses makanan terkait dengan angka harapan hidup serta kualitas hidup manusia itu sendiri, dan hak prerogatif untuk berbelanja pun dipegang oleh konsumen. Continue reading Membayangkan Punahnya Benih (dan Manusia)

Advertisements

Panduan Menabung Benih

Mari menabung benih. Foto: Bekabuluh.
Mari menabung benih. Foto: Bekabuluh.

[1] KENAPA MENABUNG BENIH

Benih adalah segumpal potensi hidup. Lewat potensi ini, roda kehidupan diberi kesempatan untuk terus berputar. Lewat sayur, semak, hingga pohon yang dihasilkan, mulut-mulut tersuapi, tanah pecah menjadi rongga-rongga, dan bentang alam terjaga dari erosi, kekeringan, maupun angin kencang.

Terjaganya kehidupan semestinya terberi, bukan untuk jual-beli. Memang, jual-beli benih sudah lumrah sejak lama. Akan tetapi, dewasa ini benih-benih diperjualbelikan tidak hanya dalam bentuknya yang biasa, namun telah pula dipatenkan berdasarkan pola genetik yang diutak-atik di beberapa laboratorium negara-negara pongah. Pola-pola daya hidup telah dikuasai oleh sebagian orang demi keuntungan, dan ini justru berarti musibah bagi kalangan yang jauh lebih luas, mulai dari munculnya penyakit-penyakit baru hingga meluasnya kerusakan tanah. Silakan pelajari lebih banyak tentang fenomena ini, yang gampang dicari dengan kata kunci genetically modified organisms (GMO), atau baca pengenalannya di sini dan di sini. Continue reading Panduan Menabung Benih

Cerita dari Blitz Kebun Anis

foto: Odino da Costa
foto: Odino da Costa

Kenalkan, ini Anis, salah satu pengurus Sanggar Anak Kampoeng Indonesia (SAKI), perkumpulan kreatif yang fokus pada perkembangan anak-anak di Code, Yogyakarta. Dalam beberapa bulan terakhir, Anis rajin mengikuti kegiatan-kegiatan “kebun kilat” alias permablitz, khususnya yang dilakukan sebagai kerjasama antara Permablitz Jogja dengan SAKI. Continue reading Cerita dari Blitz Kebun Anis

8 Langkah Suburkan Tanah

69234_10151757482389896_2126221355_n

Bagi yang beranggapan berkebun pangan hanya soal menenteng sekop, membuat lubang, lalu menanam, tunggu dulu. Satu hal perlu dipastikan: kandungan nutrisi dalam tanah.

Mengikuti cara berkebun organik, menebarkan kompos atau mulsa ke permukaan tanah mungkin cukup untuk menambahkan nutrisi. Namun kesuksesan berkebun tergantung pada sehat atau tidaknya tanah dalam jangka panjang. Kondisi tanah yang lebih baik akan meningkatkan produktivitas serta kualitas tanaman.

Bagaimana membuat tanah kebun lebih baik untuk jangka panjang? Continue reading 8 Langkah Suburkan Tanah

Tips: Menara Cacing (Worm Tower)

Seorang ibu rumah tangga di Code mengeluh bahwa sampah di rumah serta di kampungnya tidak dikelola dengan baik oleh para pengumpul sampah. Dari semua jenis yang ada, sampah dapur bisa dibilang sangat mengganggu karena bau yang muncul dan serangga yang mengerumun. Menurutnya, memasukkan sampah dapur ke tempat kompos biasa juga kurang membantu karena alasan-alasan yang sama. Ditambah lagi Code merupakan kawasan pemukiman padat. Bau dan kerumunan lalat di satu rumah bisa menyebar ke mana-mana.

Kawan-kawan dari Permablitz Jogja menawarkan satu solusi sederhana.

menara cacing Continue reading Tips: Menara Cacing (Worm Tower)

Tips: Pot Sub-Irigasi (Sub-Irrigated Planter)

Alkisah di sebuah kebun di atas atap, dua pot bersebelahan yang masing-masing berisi cabe dan kemangi (basil) mengalami nasib yang berbeda. Hari sedang terik-teriknya, dan keduanya sama-sama belum disiram. Cabe dan kemangi di pot yang satu tampak layu, namun di pot yang satunya lagi tampak segar bugar.

Kok bisa?

Foto ini diambil pada malam hari. Siang tadi terik, dan tanaman lupa disiram. Bisa lihat perbedaannya?
Foto ini diambil pada malam hari. Sebelumnya hari terik, dan tanaman lupa disiram. Bisa lihat perbedaannya?

Continue reading Tips: Pot Sub-Irigasi (Sub-Irrigated Planter)

Panduan Tumpang Sari (Companion Planting)

photo by Labodalih Sembiring

Bedeng-bedeng di kebun sudah jadi dan siap ditanami. Mau menanam apa?

Disarankan agar satu bedeng ataupun kebun tidak ditumbuhi oleh satu jenis tanaman produktif saja. Permakultur mengedepankan keanekaragaman, sebagaimana desain alam. Lagipula, jika satu bedeng bisa menghasilkan tiga atau empat makanan sekaligus, kenapa cuma menanam satu jenis?

Tanaman produktif apa saja yang cocok ditanam berdampingan?

Barangkali ada yang pernah memperhatikan, di desa-desa para petani menanam kacang tanah sesudah panen padi. Kadang tumbuh pula jagung di antaranya. Biasanya alasan yang diutarakan adalah: “Supaya tanah tetap gembur.” Pengetahuan ini diturunkan dari generasi ke generasi. Kacang-kacangan mengembalikan nutrisi tanah, khususnya nitrogen, yang sudah diserap oleh pertumbuhan padi. Continue reading Panduan Tumpang Sari (Companion Planting)