Tag Archives: jogja

Cerita dari Blitz Kebun Anis

foto: Odino da Costa
foto: Odino da Costa

Kenalkan, ini Anis, salah satu pengurus Sanggar Anak Kampoeng Indonesia (SAKI), perkumpulan kreatif yang fokus pada perkembangan anak-anak di Code, Yogyakarta. Dalam beberapa bulan terakhir, Anis rajin mengikuti kegiatan-kegiatan “kebun kilat” alias permablitz, khususnya yang dilakukan sebagai kerjasama antara Permablitz Jogja dengan SAKI. Continue reading Cerita dari Blitz Kebun Anis

Advertisements

Tips: Menara Cacing (Worm Tower)

Seorang ibu rumah tangga di Code mengeluh bahwa sampah di rumah serta di kampungnya tidak dikelola dengan baik oleh para pengumpul sampah. Dari semua jenis yang ada, sampah dapur bisa dibilang sangat mengganggu karena bau yang muncul dan serangga yang mengerumun. Menurutnya, memasukkan sampah dapur ke tempat kompos biasa juga kurang membantu karena alasan-alasan yang sama. Ditambah lagi Code merupakan kawasan pemukiman padat. Bau dan kerumunan lalat di satu rumah bisa menyebar ke mana-mana.

Kawan-kawan dari Permablitz Jogja menawarkan satu solusi sederhana.

menara cacing Continue reading Tips: Menara Cacing (Worm Tower)

Tips: Pot Sub-Irigasi (Sub-Irrigated Planter)

Alkisah di sebuah kebun di atas atap, dua pot bersebelahan yang masing-masing berisi cabe dan kemangi (basil) mengalami nasib yang berbeda. Hari sedang terik-teriknya, dan keduanya sama-sama belum disiram. Cabe dan kemangi di pot yang satu tampak layu, namun di pot yang satunya lagi tampak segar bugar.

Kok bisa?

Foto ini diambil pada malam hari. Siang tadi terik, dan tanaman lupa disiram. Bisa lihat perbedaannya?
Foto ini diambil pada malam hari. Sebelumnya hari terik, dan tanaman lupa disiram. Bisa lihat perbedaannya?

Continue reading Tips: Pot Sub-Irigasi (Sub-Irrigated Planter)

Panduan Tumpang Sari (Companion Planting)

photo by Labodalih Sembiring

Bedeng-bedeng di kebun sudah jadi dan siap ditanami. Mau menanam apa?

Disarankan agar satu bedeng ataupun kebun tidak ditumbuhi oleh satu jenis tanaman produktif saja. Permakultur mengedepankan keanekaragaman, sebagaimana desain alam. Lagipula, jika satu bedeng bisa menghasilkan tiga atau empat makanan sekaligus, kenapa cuma menanam satu jenis?

Tanaman produktif apa saja yang cocok ditanam berdampingan?

Barangkali ada yang pernah memperhatikan, di desa-desa para petani menanam kacang tanah sesudah panen padi. Kadang tumbuh pula jagung di antaranya. Biasanya alasan yang diutarakan adalah: “Supaya tanah tetap gembur.” Pengetahuan ini diturunkan dari generasi ke generasi. Kacang-kacangan mengembalikan nutrisi tanah, khususnya nitrogen, yang sudah diserap oleh pertumbuhan padi. Continue reading Panduan Tumpang Sari (Companion Planting)

Ayo Permablitz! (Panduan Singkat Gerakan Permablitz Lokal)

– disusun berdasarkan pengalaman Permablitz Jogja

– unduh versi PDF di sini

Apa itu permablitz?

Permablitz Jogja #4 di Batik Sogan
Permablitz Jogja #4 di Batik Sogan

Apa itu permablitz?

Di tengah kungkungan polusi udara dan air, kondisi tanah yang memburuk, (bahan-bahan) makanan tercampur zat-zat berbahaya, diperlukan keyakinan bahwa bersama-sama kita bisa menyehatkan alam demi menyehatkan diri. Dalam prosesnya, diperlukan pengetahuan, semangat bekerja (bersama), semangat berbagi, serta semangat untuk menjaga.

Muncullah orang-orang di satu kawasan yang peduli akan isu ini. Mereka berkumpul dan bergerak untuk membantu mengembalikan keseimbangan alam. Cara yang mereka ambil adalah mengubah lahan yang tidak produktif menjadi sumber pangan yang sehat dan selaras dengan alam. Satu lahan demi satu lahan, satu acara demi satu acara, beramai-ramai.

Continue reading Ayo Permablitz! (Panduan Singkat Gerakan Permablitz Lokal)

Permablitz Jogja #3: Kebun Rani (II)

after the blitz: kebun depan Rani. Photo: Rita Dharani

Di tengah sumpeknya kekuasaan yang terlalu maskulin, yang merajai setiap sudut kehidupan sehari-hari kita sekarang, ditambah pekerjaan harian saya yang selalu berhubungan banyak dengan dunia laki-laki, aktivitas berkebun seperti menyuburkan energi feminitas yang memberi keyakinan pada masa depan.

Kalau bukan karena “arisan berkebun” Permablitz Jogja dan semangat gotong royong, susah dibayangkan dalam sekejap saya punya kebun masif yang siap tanam. Buat kami, berkebun pangan tidak melulu bicara soal isu lingkungan, gaya hidup organik, kembali ke alam, konsep hijau, eksotisme bertani atau sok enviromentalist. Continue reading Permablitz Jogja #3: Kebun Rani (II)